Headlines News :
Home » » Menangareak Pulang, Batusila Bertahan

Menangareak Pulang, Batusila Bertahan

Written By Unknown on Kamis, 28 Maret 2013 | 20.54

SELONG�Memasuki hari keenam pasca banjir bandang di Kecamatan Sambelia,  Selasa (13/3) lalu, ratusan warga Dusun Batusila masih di pengungsian di Kantor Desa Dara Kunci.
Warga memang sempat pulang melihat kondisi rumah dan membersihkan lumpur. Kepala Dusun Batusila Maliki mengatakan, warga ingin segera pulang. Namun pihak kecamatan menyarankan bersabar dulu. ��Oleh pihak kecamatan disarankan menunggu sampai situasi benar-benar baik,�� katanya.
Maliki bersama sejumlah warga yang sempat melihat situasi di dusun, air sudah tidak ada lagi. Ratusan rumah yang terendam hanya menyisakan bekas lumpur.
Cuaca juga ikut mendukung. Sejak Sabtu (16/3) lalu, hujan tidak lagi turun. ��Situasi sudah memungkinkan. Kesulitan kami saat pulang hanya akses,�� sambungnya.
Maliki menambahkan, akses menuju dusun masih terputus. Otomatis kalau pun harus pulang,  warga berjalan melewati jembatan darurat.
Dari ratusan rumah yang terendam banjir lanjutnya, ada 14 rumah yang kondisinya parah. Belasan rumah ini yang diperhatikan sesama warga untuk dibantu. ��Besok (hari ini, Red) kalau diizinkan pulang, kami semua akan pulang, selanjutnya bersama-sama memperbaiki rumah,�� imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, lokasi pengungsian banjir di Kecamatan Sambelia, di Kantor Desa Dara Kunci dan Gedung SMPN 2 Belanting.
Untuk di SMPN 2 Belanting, pengungsi dari Dusun Menangareak. Jumlahnya mencapai 900 jiwa. Warga Dusun Menangareak juga menjadi korban banjir bandang. Hanya saja kondisi wilayahnya tidak seperti Dusun Batusila yang semuanya terendam. Dusun Menangareak hanya dikepung banjir, membuat sawah maupun ladang terendam.
Informasi yang diterima Lombok Post, warga Dusun Menangareak sudah kembali ke rumah masing-masing. Angin dan hujan sudah reda.
Kabaghumas Pemkab Lombok Timur  yang dikonfirmasi terkait kondisi terakhir para pengungsi di Kecamatan Sambelia mengatakan, yang masih bertahan adalah pengungsi dari Dusun Batusila. Sementara untuk pengungsi dari Dusun Menangareak sudah kembali ke rumah.
��Tinggal pengungsi di Kantor Desa Dara Kunci. Untuk yang di SMPN 2 Belanting, kabar dari Pak Camat sudah kembali ke rumah,�� katanya.
Soal pengungsi dari Dusun Batusila sambung Iswan, beberapa warga telah meminta bisa segera pulang. Namun, yang harus diketahui adalah putusnya jembatan penghubung menuju Dusun Batusila. Masih dipikirkan langkah evakuasi. ��Kan jembatan itu putus (Jembatan Belanting, Red). Makanya seperti apa cara evakuasi masih dipikirkan bersama,�� ulangnya bolak balik.
Secara umum kondisi Kecamatan Sambelia sudah berangsur membaik. Selain genangan air akibat banjir mulai surut, hujan deras juga sudah reda.
Jadi, jika warga ingin pulang,  dipersilakan. ��Setiap warga mendapat bantuan beras 5 kilogram, mi instan, dan sejumlah kebutuhan lain,�� ujarnya.

Jalur Sembalun Sudah Normal

Sementara itu, kondisi Kecamatan Sembalun juga berangsur membaik. Akses menuju Sembalun melalui Pusuk yang sempat tertutup material batu dan tanah longsor, sudah bisa kembali digunakan.
Kendaraan sudah bisa melintasi jalur Pusuk. Tinggal jembatan Reban Bande di depan SMPN 2 Sembalun yang tengah dalam perbaikan.    ��Jalur sudah normal. Kendaraan bisa melintas seperti biasa,�� ujarnya.
Warga yang mengungsi dari Desa Sembalun Lawang maupun Desa Sembalun Bumbung, sudah tidak di pengungsian.
Warga telah kembali ke rumah masing-masing. Untuk memenuhi kebutuhan warga, pemerintah sudah mengirimkan 500 liter minyak tanah sebagai bahan bakar memasak. ��Ya, sekarang yang dipikirkan bagaimana kembalikan fungsi sawah yang terendam air dan batu-batu besar,�� lanjut mantan Camat Sembalun ini.(feb)    

(http://lombokpos.co.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=7151:menangareak-pulang-batusila-bertahan)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Baru - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger